Rabu, 12 April 2017

INDUCTION HEATER / PEMANAS INDUKSI




Induction Heating 
adalah system pemanas dengan menggunakan induksi  medan magnet yang dihasilkan dari frekuensi tinggi/high frequency. Hal ini dapat terjadi dikarenakan pada objek timbul arus Eddy atau arus pusat yang arahnya melingkar melingkupi medan magnet yang menembus objek.

Cara Kerja Induction Heater
Tegangan bolak-balik yang memiliki frekuensi  tinggi yang dibangkitkan dari power modul. Frekuensi ini akan memicu sebuah komponen elektronika  untuk membangkitkan daya AC yang memiliki frekuensi  tinggi. Daya AC frekuensi tinggi ini yang dikirimkan ke kumparan untuk menimbulkan fluks, besar kecilnya fluks yang di bangkitkan bergantung pada luas bidang kumparan induksi yang digunakan. Hal ini dikarenakan induction heater memanfaatkan rugi-rugi yang terjadi pada kumparan penginduksi. Arus Eddy berperan dominan dalam proses induction heating, Panas yang dihasilkan pada material sangat bergantung kepada besarnya arus eddy yang diinduksikan oleh lilitan penginduksi. Ketika lilitan dialiri oleh arus bolak-balik, maka akan timbul medan magnet di sekitar kawat penghantar. Medan magnet tersebut besarnya berubah-ubah sesuai dengan arus yang mengalir pada lilitan tersebut.

Menurut Lozinski (1969), hal yang dapat menetukan banyaknya arus Eddy pada logam adalah :
1        1.  Besar medan magnet yang menginduksi Logam
2        2. Bahan logam yang digunakan untuk menghasilkan panas . Semakin kecil hambatan   jenis logam, semakin baik untuk dijadikan obyek panas logam.
3        3. Luas permukaan logam, makin luas permukaan logam maka makin banyak arus Eddy pada permukaan logam tersebut
4       4. Besar frekuensi, makin besar frekuensi maka makin banyak medan magnet yang                   dihasilkan.

  
Karakteristik Induction Heater
Karakteristik Induction Heater adalah sebagai berikut:
Secara teknis: 
1         1. Mampu melepaskan panas dalam waktu yang relatif singkat. Hal ini dikarenakan                   kerapatan  energinya tinggi
2         2. Dengan induksi dimungkinkan untuk mencapai suhu yang sangat tinggi.
3         3. Pemanasan dapat dilakukan pada lokasi tertentu.
4         4. Sistem dapat dibuat bekerja secara otomatis.
Pemakaian energi:
1         1. Pemanas induksi secara umum memiliki efisiensi energi yang tinggi, akan tetapi hal ini  bergantung pada karakteristik material yang dipanaskan.
2         2. Rugi-rugi pemanasan dapat ditekan seminimal mungkin.

Keuntungan Pemakaian Induction Heater
1         .       Panas dihasilkan secara langsung didalam dinding barrel
2         .       Panas dapat diterapkan seragam di seluruh barrel
3         .       Operasi elemen dingin, sehingga tidak memiliki batas waktu
4         .       Waktu start up cepat
5         .       Hemat energi

Percobaan
Ini merupakan bagian tambahan. Setelah mengetahui bagaimana cara kerja, keuntungan dan karakteristik dari Induction Heater, mungkin ada diantara pembaca yang penasaran untuk mencoba menerapkan Induction Heater/pemanas dengan induksi  ini. Setelah search di mana-mana akhirnya penulis menemukan rangkaian elektronika yang paling sederhana untuk tujuan percobaan , rangkaian ini hanya terdiri dari 2 buah lilitan, satu buah kapasitor, dua buah zener diode, 2 buah resistor dan duah buah mosfet. Berikut detail skematiknya.


Gambar .02. schematic generator  induction heater

Penjelasan skematik:
R1 dan  R2 = 240 ohm, 0.6 W
D1 dan D2 = 1N5819
T1 dan  T2 adalah 100V 35A MOSFET (STP30NF10)
L1 dan L2 kira-kira 8 lilitan kawat email 2mm atau bisa juga dengan cara dan bahan seperti pada gambar2 berikut

                                                            Gambar.03. 
*)Untuk pembuatan mesin induksi silahkan hubungi www.kartanagari.com atau kontak
+62-8787-7735-675

2 komentar: